Sudah menjadi etiket, bahwa facebook merupakan sosial media orang-orang
galau (entah beneran atau tidak), Lagi nongkrong di toilet umum pun update
status, maka jangan heran kalo nangkring di Mall, di tempat yang baru, atau
photo bareng artis pun (padahal cuma hasil photosopan) tak akan pernah
terlewatkan untuk sesegera mungkin di share di facebook. Lebih gila lagi ada orang yang selalu nongkrongin statusnya
orang untuk ikut-ukutan nimbrung juga (katanya sich….agar paket speedynya lebih
efektif dan efisien), Nah, sekedar mengingatkan, berikut ini jenis-jenis status
di wall yang bisa menuntun siapapun kita, untuk tidak ikut-ikutan menjadi
manusia setengah galau:
1. Jualan Terang2an (Hardsale). Kata orang
marketing jualan itu harus ‘targeted’ dan ‘segmented’. Jika saya cowo,
maka ga butuh status yang isinya jualan kerudung, beha apalagi soptek.
Jika saya cewe, ga butuh cukur jenggot atau obat kuat cap badak ngamuk.
Soalnya di FB cuma banyak yang ingin lucu-lucuan, kalau jualan sih sama
sekali ga lucu kan? Kecuali jika barangnya diskon 100% ini baru lucu.
2. Galau. Dengan membuat status galau seperti: ‘aduh
bingung nih malming ga ada korban baru’ , ‘kenapa temen tega-teganya
menyebut saya mirip monyet padahal saya mirip manusia!’ dll, maka
teman-teman anda ikut galau juga sehingga mempercepat proses penuaan
mereka.
3. Berdoa. Doa adalah media komunikasi khusus kita
dengan Tuhan. Kalau disebar-sebar doa kita ke teman-teman, apa
urusannya? apakah mereka akan mengabulkan doa kita? paling banter
komentarnya: amiiiiiiin.
4. Pamer Harta, Tahta & Wanita. Narsis sih
narsis, tapi kalau serius dan keseringan jadinya seperti riya alias
pengen dipuji. Misal: baru dapet pacar lalu pasang foto berduaan di
photobox, Baru naek kelas lalu upload buku rapornya, Baru dapet order
Rp.100,000 lalu pasang bon pemesanannya dll.
5. SARA (ini yang paling saya hindari). SARA= Suku,
Agama, Ras & Antar Golongan. Untuk yang ini saya ga mau kasih
contoh, karena saking berbahayanya.
6. Ghibah. Alias ngomongin kejelekan orang lain,
kata agama (Islam) sama seperti makan bangkai saudara sendiri. Tetep ga
enak meski ditambah aneka macam bumbu penyedap.
7. Pornografi. Saya juga masih bingung apa sih
batasan porno tsb. Yang pasti sih adegan di film b*kep, organ vital anda
(misal: jantung, usus, anus dll) tidak perlu difoto apalagi dibagikan
ke teman-teman, karena bisa merusak selera makan.
8. Caci Maki. Termasuk marah-marah, mengumpat,
mengeluarkan bahasa kasar seperti: …..(ah ga tega nyebutinnya). Tidak
heran teman-teman anda merasa tersinggung, padahal status ini bukan buat
mereka. Alhasil teman-teman anda berlomba-lomba menekan tombol
‘Unfriend’
9. Alay, Jablay, Lebay dan sejenisnya. Karena tidak
semua teman seusia dengan anda. Bisa saja guru, majikan, orang tua,
saudara tua membaca bahasa anda yang jauh dari kaidah EYD (Ejaan Yang
Disempoernakan). Sehingga yang tadinya mereka melihat anda sebagai anak
soleh, eh ternyata lebih banyak salahnya.
10. ngeTag tapi ga ada difoto. Sudah seneng-seneng
ada notifikasi bahwa ada foto anda, pas dibuka gambar mobil butut atau
benda aneh lainnya. Kepaksa deh cari tombol ‘hapus tanda’ jika perlu
‘hapus pertemanan’
11. Dukungan partai atau caleg. Jika musim pemilu
tiba, maka banyak gambar calon-calon berwajah guanteng dan cuantik
berkat efek blur photoshop. Ditambah background bendera sesuai dengan
partai pengusungnya. Supaya adil dan dianggap menghargai teman2 caleg,
maka semua partai dan caleg akan saya coblos.
12. Link illegal (software, musik dll). Kasihan dong
programmer sudah bikin cape2 bikin software bertahun-tahun, lalu anda
sebar gratis. Gimana kalo anda yang digituin, sedih kan? Ada pepatah
bijak: Sesama pembajak dilarang saling membajak
13. Membocorkan password orang lain (apalagi yang
sendiri). Membocorkan password orang lain sama dengan pembunuhan
karakter. Kalau bocorin password sendiri sih sama dengan bosan hidup.
14. Pamer Ibadah. Maksudnya sih
supaya mengajak / motivasi, tapi saya sih nangkepnya lain. Contoh:
“Sholat Jumat dulu ah biar ganteng”, ”@Mekkah 2013″ (berfoto sambil
menunggang unta) atau ”Alhamdulillah tahun ini qurban 1 ekor kambing”
(berfoto sambil menunggang kambing)
15. ……(under construction)
Sepertinya masih ada hal-hal yang tidak (kurang) bijak untuk dipost
ke facebook atau media sosial lain. Harap maklum karena penulis orangnya
rada sensi dan rada rada gimana gitu….. Kalau anda tidak setuju berarti
misi penulis tercapai.(Wallahualam bissawab)

No comments:
Post a Comment